Selasa, 25 Desember 2012



KISAH HIDUPKU

Usiaku sekarang 11 tahun , aku adalah seorang anak-anak yang berbeda dengan yang lainnya , aku mempunyai kekurangan sekaligus kelebihan menurutku. Aku mempunya seorang papah dan seorang ibu, juga seorang kakak perempuan yang selalu memotivasiku untuk memperjuangkan hidup karna hidup itu anugrah terindah bagi semuanya …
Papahu adalh seorang pilot, sedangakan ibuku adalah seorang pramugari, sejak kecil aku sangat mengidolakan papahku sendiri karna pekerjaan papah adalah cita-cita yang aku inginkan.
Di usiaku yang sekarang seharusnya aku duduk di kelas 2 SMP seperti anak-anak yang lainnya, tapi itu semua hanyalah mimpi bagiku, karena aku hanya dapat tertidur di atas kasur yang beralaskan seprai kesayanganku yaitu tokoh superhero SUPERMAN, di temani sebuah bantal dan 1 buah boneka yang diberi oleh kakak ku boneka angry bird berwarna merah yang selalu kupeluk kemana aku pergi, hmmm iya 1 lagi aku memiliki sebuah bantal guling yang sudah lusuh…
Dunia ini terdapat kehidupanku , kehidupan yang penuh perjuangan melawan musuh yang berada di tubuhku, deni orang-orang yang aku sayangi..
Sejak umurku 4 tahun ibuku sering membawaku pulang pergi masuk kesebuah rumah sakit, dulu aku tak mengerti apa yang sedang terjadi pada diriku..ibuku hanya bilang dokter itu teman ku yang selalu ingin melihatku tertawa, tersenyum tanpa beban dan pesakit, aku percaya kepada perkataan ibuku. Dulu aku bersekolah di sebuah Taman Kanak-Kanak, tapi aku jarang sekali masuk sekolah karna aku harus menemui teman ku yaitu dokter, aku bertanya pada ibu “ bu kapan aku pulang, kapan aku bias main lagi? Dokter kan udah ketemu sama aku, tapi kenapa aku ga dibolehin pulang bu?” disitu aku dapat melihat expresi ibuku yang sekejap redup menundukan kepala dan meneteskan air mata, tapi ibu sekelibat menaikan kepalanya dan tersenyum kepadaku , ibuku bilang “sayang, menginap disini dulu ya, nanti kita pulang sebentar lagi kalau kamu sudah pulih sayang”disitu ku mulai menunjukan mimic muka yang ceria kembali.
Aku seorang anak yang ceria dan tidak pernah membebani apa yang aku rasa waktu itu, padahal aku sangat merasakan sakit yang amat begitu sakit bagiku..setiap hari hidungku mengeluarkan darah dan merasa kepalaku amat sakit , pandangan pun sering terlihat tidak jelas, dan akupun sering sekali tidak sadarkan diri, sekalinya aku bangun aku melihat orang tuaku sedang menangis dan membangunkanku. Sekalinya aku bangun dengan senyuman agar mereka dapat senyum kembali.
Itu semua tak berjalan dengan cepat, itu terus-menerus menyerang tubuhku yang kecil, tapi aku selalu melawannya dengan kemampuanku, tak mudah memang tapi kuyakin tuhan kan selalu membantuku dan do’a orang tua akan selalu menyertai ku dan menguatkan hidupku, aku tidak pulang kerumah selama 9 bulan, karna kondisiku yang ga stabil, aku sudah amat kenal dengan dokter, suster, dan juga pasien yang ada disana , ruang-ruangan nya pun aku sudah hafal seperti rumah sendiri …
Akhirnya akupun pulang ke rumah, aku sudah merasa sehat aku lakukan lagi kebiasaanku yaitu sekolah, main dengan teman-teman, jalan-jalan, dan lain-lain. Hampir 4 bulan aku merasakan kesehatanku, hingga suatu saat aku bermain bola dengan temanku tiba-tiba tubuhku bergetar hebat, aku mimisan kembali dan lagi-lagi aku tak sadarkan diri, bangun-bangun aku sedang di kerumuni sekumpulan anak-anak dan guru-guru. Akupun tersemyum kepada mereka, karna aku sangat tak tega melihat wajah mereka yang begitu sedih.
Aku bangun dari baringanku, aku pamit pulang kepada mereka dan aku pulang dengan wajah yang ceria kembali. Saatku sampai rumahku ternyata orang tuaku sudah tau tentang apa yang aku alami tadi karna mereka di telepon oleh guruku, akupun berkata kepada mereka “ibu, papah jangan sedih deva ga apa-apa buktinya deva pulang kerumah sendiri denan selamat dan sehatkan?”. Ibuku yang sedang menangis langsung berbicara keras kepadaku “ga!! Kamu harus ikut kami” dan papahpun menggendongku masuk kedalam mobil dan kamipun berangkat kembali kesebuah rumah sakit.
Hahaha…. Aku tertawa meliahat dokter kembali sedang memakai sebuah rambut palsu yang panjang seperti wanita, aku tertawa karena mana ada wanita yang berkumis tebal ..


maaf ya cerita nya baru bisa di post segini tunggu kelanjutannya :)